Breaking News
Loading...
Selasa, 17 Desember 2013

Info Post

Sejumlah tokoh masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Integrasi Nasional di Jakarta menyerukan penghapusan kolom agama dari Kartu Tanda Penduduk (KTP), karena dinilai dapat menimbulkan praktik diskriminasi dan berpotensi menimbulkan perpecahan.

Selain itu mata pelajaran agama untuk siswa SD rencananya juga akan dihapuskan dari Kurikulum 2013


Ketika kaum Liberalism merajalela baik di kalagan bawah maupun atas (pemerintah), umat muslim dirugikan oleh kebijakan2nya, namun yang aneh kelompok2 agama (islam) hanya diam saja melihat itu, bahkan enggan untuk menghalanginya, yang ada hanya bisa teriak dan beradu argumen, saya benar anda salah dan sebaliknya,, huuhh... 

Apakah kalian hanya bisa itu saja??? Potensi kalian sangat besar dalam membangun negara ini menuju negara baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur.

Apakah rela negara ini di kuasai kaum liberalism, kafitalism dan orientalis?
kalo TIDAK, kenapa kalian diam? bergerak donk jangan hanya diam, berteriak.

Atau kalian lebih suka bermusuhan dengan saudaramu muslim yang lainnya, dikerenakan berbeda kelompok? bukannya menguatkan, tapi malah menghancurkannya.

Selain tentang KTP, mata pelajaran agama untuk siswa SD rencananya juga akan dihapuskan dari Kurikulum 2013.

Ada tokoh yang mendukung, ada pula yang menentangnya.
Bagaimana pendapat anda?
---
Komentar anda

0 komentar:

Posting Komentar

PENGUNJUNG YANG BAIK SELALU MENINGGALKAN KOMENTAR
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda