Breaking News
Loading...
Senin, 08 Juli 2013

Info Post
Meskipun Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu melarang seluruh Menterinya berkomentar tentang Kudeta yang dilakukan Militer Mesir terhadap Presiden Mesir Muhammad Mursi, namun elit Keamanan Zionis telah melihat adanya langkah baru yang memungkinkan Israel mengurangi efek negatif yang ditimbulkan dari Arab Spring yang selama ini terjadi.
 
Menurut Israel penggulingan Muhammad Mursi merupakan titik balik menuju era baru yang akan membebaskan Israel dari berbagai ancaman yang ditimbulkan oleh Arab Spring.

Peristiwa Penggulingan Muhammad Mursi ini Bagi Israel telah membuka beberapa jalan sebagai berikut :

Pertama : mengembalikan kembali Kemitraan Strategis yang terbina antara Israel dan Rezim Mubarak yang yang telah digulingkan, dimana kemitraan tersebut terhenti selama Pemerintahan Mursi.  Seperti kata Jenderal “Amos Yadlin”, mantan ketua Divisi Intelijen Militer dan Pusat penelitian Keamanan nasional Israel, bahwa Kemitraann Strategis yang diharapkan Tel Aviv  setelah tumbangnya pemerintahan Mursi adalah untuk menggandeng kembali Mesir dalam membantu Israel menghadapi beberapa ancaman seperti : “Terorisme” di Palestina, dan kerjasama dalam menghadapi gerakan Jihad Global.

Kedua : membangun kembali aliansi kekuatan-kekuatan regional Arab untuk kepentingan Israel. Dimana hal ini melemah saat Ikhwanul Muslimin memimpin Mesir. Bagi Israel Jatuhnya Mursi akan mengembalikan kekuatannya untuk bisa membangun aliansi kembali di arab.

Ketiga : jatuhnya Mursi akan di ikuti perdebatan publik antara pro mursi dan penentangnya, serta meningkatnya polarisasi sektarian antara Sunni dan Syiah yang akan menggeser opini publik dari konflik arab-Israel. Dan hal ini akan memberikan Israel kesempatan yang sangat besar dalam mencapai tujuan-tujuannya di negara Arab, terutama Palestina.

Keempat : Jatuhnya Mursi menurut Israel adalah pukulan telak bagi Hamas, dimana selama pemerintahan Mursi, Hamas memiliki strategi yang lebih baik dalam menghadapi Israel.

Kelima : berkuasanya militer Mesir akan membuka peluang Amerika Serikat untuk mengembalikan posisi strategis di wilayah tersebut, dan hal ini akan sangat menguntungkan bagi Israel dalam menegaskan kembali status teritorial Tel Aviv.

Keenam : Jatuhnya Mursi tidak diragukan lagi akan memberikan keuntungan bagi kepentingan Israel di wilayah Suriah. Menurut sumber divisi Intelijen Militer “Aman”  bahwa Rezim Mursi telah berkontribusi dalam meningkatkan kekuatan Gerakan Islam di Suriah  dimana hal ini bertentangan dengan kepentingan Israel. (Eramuslim/hr/It)

0 komentar:

Posting Komentar

PENGUNJUNG YANG BAIK SELALU MENINGGALKAN KOMENTAR
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda