Breaking News
Loading...
Rabu, 05 November 2014

Info Post

ISTAMBUL - Presiden Turki, Reccep Thayyip Erdogan mengawali kunjungannya ke distrik Ensenler dengan menebar senyum kepada para pendukung dan warga setempat. Selang beberapa lama, mimik wajahnya mendadak tegang. Dahinya mengkerut.

Erdogan lalu menunjuk seorang pria yang tengah merokok di balkon sebuah kafe. “Ada hukuman untuk itu,” ujarnya kepada Walikota Esenler seperti dikutip Republika Online dari Alarabiya, Selasa (4/11). “Di mana polisi,” kata Erdogan. Walikota Esenler rupanya tidak sadar soal itu.

“Kau tahu itu, tapi ini salah. Ia (pria perokok) terang-terangan bersikap tidak patut. Pria tidak tahu malu ini duduk di sana. Terus merokok, bahkan setelah presiden memberitahu dia untuk berhenti merokok,” kata Erdogan kesal.

Walikota Istanbul Kadir Topbas yang sadar Erdogan marah segera menenangkannya. Kadir meyakinkan Erdogan bahwa pria itu akan berjanji tidak merokok lagi. Namun, Erdogan menolak untuk tenang dan memerintahkan polisi menjatuhkan denda kepada pria tersebut.

“Polisi akhirnya menjatuhi denda pria tersebut 90 lira atau 40 dolar AS, setelah Erdogan pergi,” tulis Media Turki.

Sejak tahun 2009, Turki memberlakukan kebijakan melarang rokok di setiap bangunan publik, termasuk ruang tertutup. Erdogan juga seorang yang anti-rokok. (ROL/salam-online)
---
Komentar anda

0 komentar:

Posting Komentar

PENGUNJUNG YANG BAIK SELALU MENINGGALKAN KOMENTAR
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda