Breaking News
Loading...
Selasa, 16 September 2014

Info Post

By: Nandang Burhanudin
Setelah dua bulan dibiarkan membesar dengan liputan CNN, BBC, Fox, dan insturmen media Barat lainnya, kini pelakon sinetron yang bernama ISIS/DI/IS/ISIL sudah cukup. Bertepatan dengan 11/09, maka AS-Barat-PBB menyepakati kesepakatan yang nampak mustahil jika berkaitan dengan Palestina. Barat yang dikomandoi AS, telah sepakat dan bersiaga penuh untuk mengakhiri "peran" dengan bintang film Al-Baghdadi dan kawan-kawan.
AS-Barat seakan berdarah kembali. Bersatu padu menghancurkan masyarakat Sunni yang tersisa, dengan dalih memerangi IS/ISIS/ISIL/DI. Namun di balik itu semua, musuh besar itu tiada lain hanyalah boneka rekaan intelejen CIA dengan target sebagai berikut:
1. Menulis ulang skenario, skript, dan naskah Hollywood soal kontraterorisme . Skenario besarnya adalah, menganeksasi sumber minyak dan energi di Irak agar tidak dikuasai kaum Sunni. Sekaligus membakar kembali dunia, dengan Islam sebagai target.
2. Membiarkan wilayah Timur Irak dikuasai Iran. Bahkan Iran kini sangat leluasa mengatur siapa yang menjadi presiden (PM) di Irak, Syiria, Libanon.
3. Menyedot dana cash dari negara-negara Teluk (Arab Saudi, Emirates, Kuwait, Bahrain, Qatar) yang nampak ketakutan dengan isu ISIS yang akan menggempur Teluk. Dalam hal ini, AS-Barat mendapatkan dana segar tanpa harus susah payah menurunkan prajuritnya.
4. Mengimplementasikan rencana pemecahan wilayah Syam dan Irak menjadi negara-negara kecil. Saudi jika menolak mendanai perang melawan ISIS, maka akan terancam dilengserkan dan Saudi dipecah menjadi 4 negara kecil.
Nampaknya, bangsa Arab kini berada di titik terendah dari kehinaan. Semua berkat kesuksesan operasi pecah belah yang dirancang, demi mempermulus berdirinya Israel Raya.
---
Komentar anda

0 komentar:

Posting Komentar

PENGUNJUNG YANG BAIK SELALU MENINGGALKAN KOMENTAR
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda