Breaking News
Loading...
Kamis, 31 Desember 2015

Info Post

 
“ Tahun Baru Moment Kebebasan Pasangan Ilegal “
 
Mengapa Akhir Tahun atau Tahun Baru Masehi dikatakan Moment Kebebasan Pasangan Ilegal? Karena di waktu itu beramai-ramai orang membuat rencana piknik ke tempat-tempat wisata. Hal yang terjadi dan dilakukan setahun sekali. Karena ini hal yang jarang dilakukan, maka malam menyambut pergantian tahun ini (khususnya pergantian tahun masehi) di buat semeriah mungkin. Tak hanya dimasyarakat bahkan di media pun di gadang-gadang sebelumnya.
Media momen ini digunakan dengan pesta kembang api bersama ribuan pengunjung di sebuah lapangan dengan suguhan konser music. Berbeda dengan sebagian masyarakat, mereka mereyakan pergantian tahun dengan piknik ke tempat-tempat wisata. Kalau tidak ke gunung ; mendaki dan selfie, berkemah berhari-hari, mereka piknik ke pantai atau ke tempat-tempat wisata lainnya.

Baca juga : Kondom Berserakan Saat Polisi Geledah Rumah Kos ABG Mangga Besar
Piknik Tahun Baru ini bisa memenuhi semua tempat wisata yang ada, karena biasanya mereka membawa sanak saudara juga temannya. Mereka piknik sekeluarga besar atau satu kelas di sekolahnya atau sekampusnya.
Bagi yang piknik dengan keluarga, kita tak akan cemas dan khawatir karena semua orang yang pinkik terjaga karena kaluarga langsung yang pantau. Anggota yang piknik akan terjamin keamanannya.

Tapi, berbeda dengan yang merayakan momen tahun baru itu bukan dengan keluarga tapi dengan teman atau pacar? Disinilah pokok permasalahannya.
Momen tahun baru dirayakan dengan pasangan illegal, pacar. Mereka tidak terikat pernikahan tapi mereka bersama. Saya yakin mereka berdua gak mungkin berjauhan satu sama lain. Mereka pasangan yang memadu kasih tak munkin berjauhan apalagi di tempat wisata, acaranya kemping misalnya. Pasangan illegal ini gak mungkin melawatkan momen akhir tahun tanpa sesuatu hal yang baru. Yang parah adalah si wanita, dia mendapat status baru, bukan lagi perawan tapi gadis. Sadarilah itu para orang tua.
Saya juga pernah mengalami itu, dulu saat kemping ke gunung yang ada di Bandung Selatan. Didepan mata sendiri saya saksikan betapa mesranya pasangan illegal melewati momen akhir tahun / tahun baru itu dengan pasangan wanitanya, yang kalau di perhatikan kelompok kemping itu adalah pelajar SMP dan SMA, dan di kelompok kemping yang lain juga terdapat kumpulan mahasiswa-mahasiswi.
Mereka merasa dunia milik mereka berdua. Dan rata, semua berpasangan. Itu terjadi di siang hari, lalu apa yang terjadi saat malam hari? Mereka cuek satu sama lain, mereka tak peduli apa yang dilakukan temannya kepada pasangan wanitanya, toh dia sendiri sibuk dengan pasangannya.
Mereka asyik berduaan, pun demikian dengan pasangan illegal lainnya. Sekali lagi, mereka itu tidak terikat pernikahan loh. Namun mereka berkelakuan layaknya pasangan yang sudah menikah. Adakah mereka yang melarang? Tidak ada semua tenggelam dalam hangatnya kegelapan suasana kemping di alam terbuka, semua sibuk dengan aktivitas kesenangannya masing-masing. Orang tua jauh, teman-teman cuek ; inilah soliditas teman. Si gadis pasrah, toh itu pembuktian cintanya pada pacarnya. Apapun yang diminta sang pacar, akan diberikan. Astaghfirullah…
Buat para orang tua, jangan beri izin anak gadisnya pergi liburan bersama pacarnya, kalau tidak ingin anak gadisnya mendapat gelar gadis tapi tidak perawan. Anda tahu, di sebuah berita online memberitakan bahwa alat kontrasepsi kondom habis menjelang tahun baru. Naudzubillahi mindazalik..
Jaga anak gadismu, selamatkan mereka dari perilaku asusila seks bebas (free sex). Mari kita selamatkan anak bangsa penerus generasi kita dari hal-hal buruk sebelumTuhan murka dan mendatangkan azab bencana.

By: Pengamat Amatiran


Baca juga : 

* Anak Mulai Kenal Pornografi, Ortu Perlu Sikapi dengan Teknik 'Memancing'

* Memprihatinkan, 21 Persen Remaja Indonesia nge-Seks Sebelum Nikah

* 4 Alasan Kenapa Harus Menjaga Keperawanan Kamu Sebelum Nikah

* Seks Bebas Kalangan Mahasiswi Yogyakarta
---
Komentar anda

0 komentar:

Posting Komentar

PENGUNJUNG YANG BAIK SELALU MENINGGALKAN KOMENTAR
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda