Breaking News
Loading...
Senin, 12 Agustus 2013

Info Post
Siapakah Yesus, yang pada setiap tanggal 25 Desember diperingati hari kelahirannya oleh umat Kristen? Ketahuilah, sesungguhnya, yang mati di tiang salib, dan kemudian dijadikan Tuhan oleh umat Kristen bukanlah Nabi Isa as., (dalam pandangan Islam), melainkan adalah Yudas, salah satu murid Nabi Isa as., yang mengkhianat.

Yesus atau Nabi Isa as., (dalam bahasa Arab) adalah Rosul kedua terakhir dari para Nabiullah yang dikirimkan kepada seluruh Ummat manusia. Dia dipercaya oleh lebih dari 1,5 miliyar ummat Muslim di seluruh dunia terutama di negeri Timur. Yesus seperti banyak Nabi sebelumnya, menyerukan kepada kaumnya untuk tidak hanya mengatakan bahwa mereka beriman pada Tuhan tetapi juga menaati dan menerima hukum Sang Pencipta.
Yesus melakukan amar ma’ruf nahi munkar, memberi petunjuk kepada kaumnya ketika itu, hingga datangnya utusan terakhir, yakni Nabi Muhammad SAW. Yesus berjuang melawan kerusakan masyarakat pada masa hidupnya. Kekejaman hukum buatan manusia, perzinahan, eksploitasi dan lain-lain sebagaimana Ummat Islam pada hari ini berjuang melawan kemunduran masyarakat dimana kita hidup sekarang.

Yesus pada saat itu didzolimi oleh hegemoni kerajaan Roma, hingga akhirnya diangkat oleh Allah SWT., untuk nanti dikembalikan pada umat manusia di akhir zaman. Ketahuilah, seandainya Yesus hadir pada saat ini, maka beliau akan mendukung jihad Afghan, Irak, bahkan Suriah, untuk melawan hegemoni Kapitalis dan Salibis Zionis pimpinan AS dan sekutu-sekutunya. Beliau juga akan mendukung rakyat Palestina, melawan Yahudi Israel laknatullah.

Jika Yesus hidup pada saat ini, bisa jadi beliau juga akan dituduh teroris, karena berupaya memperjuangkan syariat Islam dan menegakkan Khilafah Islamiyah. Bisa juga beliau saat ini menghuni penjara-penjara thoghut karena konsistensinya menyuarakan al haq, tauhid wal jihad.

Mengapa demikian ? Karena Yesus sungguh seorang Muslim dan seperti Muslim lainnya (yang sadar) bahwa sekarang ini haruslah menyeru seluruh manusia kepada hukum buatan Tuhan (Al Qur’an) sebagai lawan dari hukum buatan manusia dan karena dia telah dilabeli sebagai fundamentalis radikal dan menantang, mengekspos dan berbicara melawan ide buatan manusia seperti kebebasan, demokrasi dan sekulerisme, pemerintahan pada saat itu, karena mereka membenci risalahnya dan telah memperkenalkan hukum anti terornya sendiri dan mengasingkannya tanpa pengadilan dalam sebuah usaha untuk menindas kebenaran kalimat Tuhan.

Wahai Umat Kristen, Masuklah Ke Dalam Islam!

Satu kekuatan membantah bahwa ini adalah masyarakat sekuler dan bahwa dalam milenium baru kita sudah demikian maju sehingga ‘dahulu memang demikian tetapi ini adalah sekarang’. Namun sifat alami wahyu adalah bahwa itu menembus waktu sehingga itu masih relevan untuk hari ini sebagaimana pada masa Nabi Muhammad SAW.

Tuhan telah mengirimkan utusanNya kepada seluruh manusia untuk membimbing mereka, untuk menunjukkan kepada mereka bagaimana cara hidup untuk mencukupi naluri, perasaan, dan emosi mereka dengan cara yang memberinya ketenangan dan kepuasan dalam hidup ini, dan kebahagian abadi di akhirat.

Satu yang mungkin membantah bahwa natal, atau paskah, atau apapun itu namanya, itu tidak ada pada masa Yesus dan bahwa pada hari ini lebih banyak festival pagan (syirik) pada saat orang-orang hanya mendapatkan kesenangan pada diri mereka dan berpesta.

Meskipun demikian itu masih berkaitan, tentang seseorang pada waktu yang lampau dimana tahun tersebut sebagian orang yang sedikit memikirkan Yesus, untuk merenungkan apa yang dia wakili dan pesan yang dia bawa dalam apa yang setelah itu semua dianggap sebagai ‘negeri kristen’.

Ummat Muslim dimanapun sudah seharusnya mengajak orang-orang non muslim (kafir) dimanapun mereka berada, untuk memeluk kesaksian terakhir kepada ummat manusia, agama terakhir dan satu-satunya yang diridhoi Allah Swt., yaitu Islam. Sebagai sebuah kepercayaan spiritual dan politik. Kami mengajak orang-orang non muslim untuk menemukan bagaimana, tidak seperti utusan yang sebelumnya yang datang kepada kaumnya sendiri, Rasul Muhammad SAW datang kepada seluruh Ummat manusia. Dan mengajarkan cara, pada saat Syari’at Islam yang telah diimplementasikan sebagai sebuah hukum dan undang-undang, jauh dari menyebabkan penderitaan sebagaimana yang saat ini dialami oleh umat manusia, yakni sistem khilafah.

Sistem Khilafah, sistem yang berasal dari syariat Islam, memberikan jawaban dan solusi pada semua permasalahan yang kita hadapai saat ini seperti kelaparan, kemiskinan, peperangan, penyiksaan, pembunuhan dan penindasan. Kita menyampaikan kepada kalian pada hari ini sebuah ajakan untuk memeluk kepercayaan yang tumbuh paling cepat di dunia ini, yakni Islam. Maka, ketahuilah dan sadarlah wahai umat Kristen, bahwa sesungguhnya Yesus adalah seorang Muslim! Allahu Akbar!
 Sumber  
By: M Fachry
 
Komentar Anda

0 komentar:

Posting Komentar

PENGUNJUNG YANG BAIK SELALU MENINGGALKAN KOMENTAR
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda