Breaking News
Loading...
Senin, 29 Juli 2013

Info Post
---
1. Mesir
 
Pada bulan 22 Maret 1946, negara Mesir mengakui secara de facto Kemerdekaan Indonesia dengan mengakhiri kepengurusan WNI dari kedutaan Belanda di Mesir. Pengakuan de Jure pada tanggal 10 Juni 1947 di tandatangi secara resmi Perjanjian Persahabatan RI-Mesir dan sekaligus mendirikan Kedutaan RI pertama di luar negeri.


Secara resmi pemerintah Mesir mengakui kedaulatan pemerintah RI atas Indonesia pada 22 Maret 1946. 

- Liga Arab secara resmi keputusan sidang Dewan Liga Arab tanggal 18 November 1946 (Saudi, Qatar, dsb)

- Suriah 3 Juli 1947

- Lebanon & Irak 9 Juli 1947

Liga Arab secara resmi keputusan sidang Dewan Liga Arab tanggal 18 November 1946. Alasan Liga Arab menganjurkan kepada semua negara anggotanya supaya mengakui Indonesia sebagai negara merdeka yang berdaulat karena didasarkan pada ikatan keagamaan, persaudaraan serta kekeluargaan.

Sedangkan dukungan Palestina justru setahun sebelum proklamasi, ini diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini (mufti besar Palestina). Pada 6 September 1944, Radio Berlin berbahasa Arab menyiarkan ‘ucapan selamat’ beliau ke seluruh dunia Islam, bertepatan ‘pengakuan Jepang’ atas kemerdekaan Indonesia.

2. Palestina
Dukungan Palestina ini diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini—mufti besar Palestina. Pada 6 September 1944, Radio Berlin berbahasa Arab menyiarkan ‘ucapan selamat’ beliau ke seluruh dunia Islam, bertepatan ‘pengakuan Jepang’ atas kemerdekaan Indonesia.

3. Belanda
Pengakuan tanggal kemerdekaan Indonesia oleh Belanda adalah peristiwa di mana Belanda akhirnya mengakui bahwa kemerdekaan Indonesia adalah tanggal 17 Agustus 1945 sesuai dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia, bukan tanggal 27 Desember 1949 saat soevereiniteitsoverdracht (penyerahan kedaulatan) ditandatangani di Istana Dam, Amsterdam.
Pengakuan ini baru dilakukan pada 16 Agustus 2005

4. Vatican
Negara Vatikan adalah negara Eropa pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia dan Vatikan merupakan negara yang memiliki pengaruh besar terhadap arah politik dunia khususnya bagi negara-negara sekutu seperti Amerika dan Inggris.

Komentar Anda

0 komentar:

Poskan Komentar

PENGUNJUNG YANG BAIK SELALU MENINGGALKAN KOMENTAR
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda