Breaking News
Loading...
Rabu, 31 Juli 2013

Info Post
Kepala intelijen Israel menyebutkan diantara sebab utama pelengseran Mursi adalah karena ia membawa pemikiran Ikhwanul Muslimin yang hari ini berkembang pesat di Timur Tengah; di Mesir, Turki, Tunisia, Maroko, Libya, Gaza, dll. Kini mereka berupaya untuk membangun kekuatan di Suriah dan Yordania.

Kekuatan Ikhwanul Muslimin ada di berbagai bidang, tak hanya sebagai gerakan politik, mereka juga mengisi kehidupan sosial dan berinteraksi dengan manusia.

Ada dua Agenda Besar yang kini sedang digencarkan Ikhwan;
 Pertama: Mempromosikan negara khilafah dan penerapan syariat. Definisinya ada di Mesir, sebagai negara demokrasi yang menerapkan sistem Syura.. sebuah merupakan konsep mermusyawaratan yang diakui dalam Islam.

Kedua: Strategi lebih luas yaitu memperkuat pertahanan mereka di tengah-tengah pengaruh rezim non demokratis pada saat demokrasi tidak bisa menghapusnya dengan mudah, sebagaimana terlihat di Turki dan Gaza.

Masjid Al Azhar akan menjadi kekuatan penerapan Syari'at. Tapi ini akan menyusul, supaya fokus pada penguatan legitimasi hukum yang sedang diterapkan oleh pemerintah Mesir.

Dua misi besar tadi akan menguatkan Ikhwanul Muslimin di kawasan. Maka partai-partai Ikhwan yang baru-baru ini berkembang di Mesir, Gaza dan Tunisia sedang bergerak menuju kursi kepemimpinan yang kemudian akan menjadikan mereka sebagai penanggung jawab. Tanggung jawab ini tidak lagi diterjemahkan sebagai kuncup tunas kecil, tapi sudah menjadi kembang yang utuh.

Jadi kudeta terhadap Ikhwan adalah bertujuan untuk menghambat tegaknya Daulah Islamiyah di Mesir. Penggulingan atas Mursi sebenarnya karena takut pada kesuksesannya, bukan karena kegagalannya.
---

Komentar Anda

0 komentar:

Posting Komentar

PENGUNJUNG YANG BAIK SELALU MENINGGALKAN KOMENTAR
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda